Akademisi FKIP Sejarah Unila: COVID-19 Cobaan Pada Puncak Kejayaan Peradaban Modern

39
Suparman Arif, S.Pd., M.Pd. ,Akademisi FKIP Pendidikan Sejarah Unila
Suparman Arif, S.Pd., M.Pd. ,Akademisi FKIP Pendidikan Sejarah Unila

POTRETPENDIDIKAN.COM, Bandar Lampung – Akademisi Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung, Suparman Arif, S.Pd. M.Pd menyebut corona virus desease (COVID-19) sebagai cobaan pada puncak kejayaan peradaban modern, Senin (11/5).

Dosen yang juga alumni Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bandar Lampung ini menceritakan “ditengah kegemilangan Umar menyatukan Semenanjung Arab, dengan mengalahkan Persia dan Romawi, di saat itulah kemudian Allah SWT menguji dengan wabah Thaun (pandemi), yang tak bisa dilawan dengan bala tentara”.

Lanjutnya, pada akhirnya disetiap puncak kejayaan akan selalu ada cobaan yang tidak kalah hebat dengan kejayaan, jika peradaban modern adalah puncak kejayaan manusia, maka COVID-19 adalah cobaan yang tidak kalah hebat dengan kejayaan peradaban modern.

Untuk itu, sebagai manusia biasa kita perlu mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah saat ini, untuk mencegah dan melawan corona virus desease (COVID-19), sehingga mata rantai penyebaran virus ini bisa terputus di bulan suci ramadhan, bulan yang mulia ini.

“Semoga pandemi ini segera berakhir, kita bisa beraktifitas seperti biasa, menjalankan kehidupan seperti semula, dengan hiruk pikuk kegiatan masing-masing, jauh dari wabah yang melanda saat ini” demikian tutupnya. (RF/PP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here