FKIP Unila Gelar Konferensi Internasional Pendidikan 2019

64

POTRETPENDIDIKAN.COM, Bandar Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung menggelar Internasional Conference on Progressive Education (ICOPE) Tahun 2019 dengan mengusung tema “Education in the Era of Industrial Revolution 4.0” di Bukit Randu, Bandar Lampung, Sabtu (26/10).

Kegiatan ini diikuti oleh 204 peserta seminar, dengan menghadirkan narasumber: Prof. Dr. Hans-Dieter Barke, (University Of Munster, Germany), Jocelyn B. Bacasmot, Ph.D. (The University of Mindanao, Philippines), Dr. Jessie Png Lay Hoon, (National Institute of Education, Singapore), Prof. Dr. Agus Suyatna, M.Pd., (FKIP Universitas Lampung, Indonesia).

Kegiatan tersebut merupakan ICOPE pertama yang diselenggarakan oleh FKIP Universitas Lampung, Indonesia. ICOPE mengundang para peneliti, akademisi, pendidik, praktisi, pejabat pemerintah, dan konsultan untuk menghadiri dan berbagi wawasan, perspektif, dan tren terbaru terhadap penelitian dalam pendidikan, selain itu kegiatan tersebut juga terbagi dalam berbagai icope dan dapat dilihat di telusuri melalui laman, icope.fkip.unila.ac.id.

Acara tersebut dihadiri Gubernur Lampung yang diwakilkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Lampung, Wakil rektor Unila bidang akademik Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata, Wakil rektor Unila bidang umum dan keuangan, Dekan FKIP Unila beserta jajarannya, Direktur Pascasarjana serta Para Dekan Universitas Lampung.

Dekan FKIPP Unila, Prof. Dr. Patuan Raja, M.Pd, dalam sambutannya melaporkan bahwa sub-themes paper yang termasuk yaitu: 43 papers Science and Science Education, 45 papers Technology and Learning Innovation EnviromentalĀ Education, 40 papers Social and Humanities Education, 36 papers Education Management, 16 papers Primary Education, 8 papers Teacher Profesional Development, 8 papers Curriculum and Instruction, 5 papers Assessment and Evaluation.

Menurut wakil rektor Unila Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema Internasional Conference sangat menarik karena berbicara mengenai situasi kekinian, yaitu revolusi industri 4.0.

“Ada 2 hal dalam konteks revolusi industri 4.0 yaitu yang pertama pendidikan dapat menciptakan SDM yang berkualitas, kemudian yang kedua agar mempertahankan jati diri sebagai manusia. Bahwa kebahagiaan bukan terletak pada teknologi tetapi pada kemanusiaan, teknologi tergantung pada kita yang menggunakan” tutur Bujang.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Balitbangda Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, dengan secara simbolis pemukulan gong. Dalam sambutannya ia menyampaikan, selain sektor pendidikan, Provinsi Lampung memiliki potensi yang sangat luar biasa serta letak geografisnya merupakan daya tarik yang kuat bagi pengembangan pariwisata di Lampung.

Ketua Pelaksana ICOPE 2019, Mahpul, M.A., P.hD., menambahkan teknis kegiatan tersebut diadakan selama dua hari 26-27 Oktober. “Kedepannya semoga Internasional Conference selanjutnya dapat berjalan lebih baik lagi” ungkapnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here