Gelaran FLS2N Tahun 2019 Resmi Dibuka Sekjen Kemendikbud

47

POTRETPENDIDIKAN.COM, Bandar Lampung – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-16 tahun 2019 telah resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didik Suhardi, Ph.D. di Ballroom Hotel Novotel, Senin (16/9).

Acara seremonial pembukaan FLS2N juga dihadiri Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi, anggota Forkopimda, pejabat Kemendikbud, bupati/walikota serta perwakilan delegasi dari 34 Provinsi.

Kegiatan berlangsung cukup meriah. Sekjen Kemendikbud dan Gubernur Lampung beserta rombongan disambut dan diarak dengan adat Lampung sebelum memasuki tempat acara. Nuansa kedaerahan sangat kental dalam kegiatan festival dan lomba pelajar tingkat nasional ini.

Pada kesempatan ini, Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi menyerahkan piala bergilir dari Mendikbud kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi selaku tuan rumah FLS2N. Sekjen Kemendikbud memuji Provinsi Lampung dalam kegiatan. Didik berharap gelaran FLS2N 2019 di Provinsi Lampung dapat berjalan dengan baik dan sukses.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Drs. H Sulpakar, MM, mengatakan, even ini merupakan kali pertama Lampung menjadi tuan rumah FLS2N tingkat nasional. Dengan tema besar FLS2N 2019 yaitu “Bersama Dalam Seni.” yang berlangsung di dua provinsi pada 15-20 September mendatang. Untuk SD dan SMP dilaksanakan di Banten, dan untuk jenjang SMA-SMK serta Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) di Provinsi Lampung.

Jumlah peserta 2.210. Dengan rincian, 1.496 siswa berlomba di Lampung, dan di Banten sebanyak 714 siswa. Total peserta dengan pendamping, yaitu 3.904 orang. Terdata oleh panitia yang sudah masuk di Lampung mencapai 3.500 peserta,” ujar Sulpakar.

Kategori lomba meliputi tiga jenjang. Pertama, jenjang SMA yang akan memperlombakan vokal solo, tari kreasi, baca puisi, cipta puisi, gitar solo, desain poster, kriya, film pendek dan monolog. Kedua, jenjang SMK akan diisi dengan perlombaan seperti menyanyi solo, tari tradisional, musik tradisional Daerah, solo gitar klasik, theater, fim pendek dan permainan tradisional.

Jenjang ketiga, merupakan jenjang Pendidikan khusus layanan khusus ( PKLK). Khusus untuk jenjang PKLK akan akan diisi perlomban seperti menyanyi solo diikuti oleh SDLB dan menyanyi Solo oleh SMPLB/SMALB, menari diikuti oleh SMPLB/SMALB. Pantomim diikuti peserta dari SMPLB/SMALB, melukis oleh SDLB, SMPLB dan SMALB, desain grafis diikuti peserta dari SMPLB dan SMALB, dan MTQ diikuti oleh SMPLB  dan SMALB.

Kegiatan Lomba akan dilaksanakan di beberapa hotel, seperti Hotel Emersia, Hotel Yunna, Hotel Whiz Prime, Hotel Batiqa, Hotel Rodison, dan Swiss-Belhotel. Kemudian, Hotel Golden Tulip,  Hotel Asoka, Hotel Bukit Randu, Hotel Grand Anugrah, Hotel Nusantara Syariah, Hotel Novotel, Hotel Aston, dan Hotel Horison.

Sulpakar menambahkan, gelaran FLS2N  ini juga akan dijadwalkan mengikuti kunjungan wisata edukasi ke beberapa destinasi favorit di Provinsi Lampung. “Dengan kehadiran lebih dari 3.500 orang peserta dan peninjau dari seluruh Indonesia, kita akan tunjukan berbagai kekayaan yang dimiliki Provinsi Lampung, mulai dari kekayaan budaya yang akan kita tunjukkan lewat prosesi penyambutan. Bahkan lebih dari itu gelaran ini akan membawa dampak positif bagi Pariwisata Lampung dan industri menengah,” pungkas Sulpakar. (AP/PP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here