Jokowi Minta Menristekdikti Cegah Mahasiswa Demonstrasi

50
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir.

POTRETPENDIDIKAN.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir. Pemanggilan terkait aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa beberapa hari terakhir.

Nasir mengaku diminta oleh Presiden Jokowi untuk mencegah ada aliran massa mahasiswa turun ke jalan. Nasir menyebutkan, pemerintah akan membuka ruang dialog dengan para mahasiswa terkait berbagai tuntutan yang disampaikan, termasuk tentang rancangan undangan-undang (RUU) yang dinilai kontroversial.

“Beliau (Presiden) memberi pesan pada saya terkait mahasiswa yang demo. Tolong mahasiswa diajak bicara yang baik, jangan sampai anarkis, jangan sampai melakukan tindakan inkonstitusional,” ujar Nasir usai Pelantikan pimpinan perguruan tinggi, di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Kamis, (26/9).

Merespons arahan tersebut, Nasir langsung mengingatkan untuk semua rektor perguruan tinggi agar tidak mengerahkan mahasiswanya untuk turun ke jalan. Sebaliknya, ia meminta untuk mengajak mahasiswa dialog.

“Jangan sampai mahasiswa turun ke jalan, karena mahasiswa itu insan akademik dan insan yang dianggap intelektual. Kalau mereka turun ke jalan yang lainĀ gimana?,” jelasnya.

Demi menekan aliran massa demonstrasi ini, pemerintah pun menyiapkan sanksi bagi rektor perguruan tinggi yang terbukti mendukung pengerahan massa. Rektor juga bakal dikenai sanksi bila diketahui ada dosen kampus ikut mendukung aksi mahasiswa turun ke jalan.

“Kalau dia (rektor) tidak menindak (dosen), rektornya yang kami tindak. Makanya saya akan monitor terus perkembangan ini, dalam hal ini saya akan lakukan pendekatan persuasif pada para mahasiswa,” kata Nasir. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here