Kasus Rektor Unila Macet, Mahasiswa Demo Polda Lampung

87
Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P.

POTRETPENDIDIKAN.COM – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan (AMPK) melakukan unjuk rasa  di depan Mapolda Lampung, Kamis (29/8). Mereka menyampaikan beberapa tuntutan termasuk soal proses hukum Rektor Unila Prof. Dr. Hasriadi Mat Akin yang ditangani oleh Polsek Kedaton.

Kordinator lapangan aksi, Rully Satria menyampaikan, dalam tuntutannya mereka meminta agar proses hukum yang menimpa Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Hasriadi Mat Akin segera dituntaskan. “Kami dari AMPK dengan kesadaran diri dan intelektual sebagai sosial kontrol wajib hukumnya melakukan perlawanan terhadap kebusukan-kebusukan dalam institusi yang selama ini dianggap lazim,” kata Rully.

“Kami Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan menyampaikan tuntutan sebagai berikut: (1).  Polda Lampung agar memberi atensi penuh dalam perkara ini, (2). Memproses hukum bagi oknum-oknum kepolisian yang tidak sesuai dengan SOP kepolisian, (3). Memberantas habis mafia kasus di internal kepolisian daerah Lampung,” jelasnya.

AMPK mendesak kasus dugaan kekerasan yang dilakukan Hasriadi terhadap tetangganya sendiri bernama Rodia akibat perselisihan soal tanah. Para pendemo meminta proses hukumnya dituntaskan. Selain hal tersebut, mereka juga menuding beberapa langkah dan kebijakan yang diambil Hasriadi Mat Akin sebagai rektor Unila yang dinilai berujung pada konflik dan kemunduran bagi Unila.

Sebagamana yang kita ketahui dari data klasterisasi 100 kampus terbaik non vokasi tahun 2019 yang dirilis oleh Kemenristekdikti, Unila berada pada urutan ke-46 yang merosot dari urutan ke-21 tahun sebelumnya.

Selain itu mahasiswa juga mencontohkan, berkonflik dengan Dosen FISIP Unila Maruli Hendra Utama yang akhirnya berujung penjara. Juga kasus mengangkat Ketua LPPM Unila tidak sesuai ketentuan. Kemudian rektor mengabaikan soal oknum dosen bermasalah etik yakni tidak ada tindakan tegas terhadap kasus oknum pengajar di Ilmu Pemerintahan FISIP Unila atas nama AM diduga melakukan pelecehan kepada mahasiswi. Terakhir soal pemilihan Dekan Kedokteran yang menimbulkan polemik. (RS/PP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here