Kemenkominfo Sediakan 50 Ribu Beasiswa DTS

48
Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara

POTRETPENDIDIKAN.COM – Tahun 2020  Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menyediakan sebanyak 50 ribu beasiswa untuk diperebutkan. Jumlah penerima Digital Talent Scholarship (DTS) tersebut bertambah dua kali lipat dibandingkan tahun 2019.

Menkominfo Rudiantara mengatakan, beasiswa ini merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan industri terhadap tenaga ahli dalam bidang teknologi.

“Tahun depan Kominfo akan menambah dua kali lipat, lima puluh ribu (beasiswa),” ujar Rudiantara di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa, (17/9).

Penerima beasiswa nantinya akan mendapatkan pelatihan, kemudian setelah lulus akan mendapatkan sertifikat.  “Itu fokus pada peningkatan keterampilan dan nanti disertifikasi oleh Google dan Google cloud. Yang belajar cloud computtingcloud compputing aja. Kemudian yang belajar IoT (Internet of Think), IoT saja, ada tujuh teknologi.  Sehingga mereka bisa masuk ke dalam lapangan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan di bidang teknologi,” jelasnya.

Terdapat empat akademi dalam program DTS.  Pertama Fresh Graduate Academy (FGA). Ditujukan bagi lulusan D3, D4 dan S1 bidang TIK (atau yang terkait). Program ini juga terbuka untuk para penyandang disabilitas.

Selanjutnya, akademi kedua Vocational School Graduate Academy (VSGA), program pelatihan intensif bagi lulusan SMK. Ketiga Coding Teacher Academy (CTA), ditujukan bagi para guru SMK, SMA, Madrasah Aliyah serta SMALB bidang TIK (Terbuka bagi Guru PNS dan Non PNS). Keempat adalah Online Academy (OA), program pelatihan online bagi masyarakat umum, termasuk ASN, mahasiswa, dan pelaku industri.

Beasiswa ini dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo bekerja sama dengan 31 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia,  23 Politeknik  dan empat perusahaan teknologi global antara lain AWS, Cisco, Google dan Microsoft. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here