Kemenristekdikti Tetapkan Unila Urutan 46 Kampus Terbaik

71
Gedung Rektorat Unila

potretpendidikan.com – Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia kembali mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 pada Jumat (16/8) Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta. Klasterisasi ini dilakukan untuk memetakan perguruan tinggi Indonesia yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti guna meningkatkan kualitas perguruan tinggi sekaligus menjadi dasar bagi Kemenristekdikti untuk memberikan kebijakan sesuai kapasitas setiap klaster perguruan tinggi tersebut.

“Tujuan kami ingin mendorong perguruan tinggi Indonesia semakin maju dan masuk ke kelas dunia. Dorongan ini menjadi sangat penting. Kalau kita sudah sampaikan ini, kita bisa lakukan pemetaan. Tujuannya pemetaan perguruan tinggi Kemenristekdikti bagaimana membuat kebijakan masing-masing yang ada di perguruan tinggi nanti, supaya nanti ke depan kita bisa mewujudkan perguruan tinggi berkualitas,” ungkap Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir yang mengumumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019 sekaligus meluncurkan Buku Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di pada Jumat (16/8)

Pada kesempatan ini, Menristekdikti menegaskan kembali tidak ada dikotomi antara perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS), yang terpenting adalah kualitasnya. Menteri Nasir mengapresiasi beberapa PTS yang mampu bersaing dengan PTN dan berada pada klaster 2.

Pemeringkatan Perguruan Tinggi 2019 berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output – Outcome Base, yaitu dengan melihat Kinerja Masukan dengan bobot 40 % yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%). Penambahan indikator baru tersebut sebagai upaya agar perguruan tinggi dapat secara aktif merespon perkembangan zaman, terutama revolusi industri keempat dan kebutuhan tenaga kerja.

5 Klaster Perguruan Tinggi

Pada tahun 2019, Kemenristekdikti mengeluarkan hasil klasterisasi perguruan tinggi dalam dua (2) kategori yaitu kategori Perguruan Tinggi Non-Vokasi (pendidikan akademik), yang terdiri dari Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi, dan kategori Perguruan Tinggi Vokasi, yang terdiri dari Politeknik dan Akademi.

Perguruan Tinggi Non-Vokasi dengan jumlah sebanyak 2.141 perguruan tinggi dibawah Kemenristekdikti diperoleh 5 (lima) klaster perguruan tinggi Indonesia dengan komposisi

  • Klaster 1 berjumlah 13 perguruan tinggi
  • Klaster 2 berjumlah 70 perguruan tinggi
  • Klaster 3 berjumlah 338 perguruan tinggi
  • Klaster 4 berjumlah 955 perguruan tinggi
  • Klaster 5 berjumlah 765 perguruan tinggi

Universitas Lampung (Unila) masuk dalam Klaster 2 bersama dengan 70 kampus non vokasi lain di Indonesia, berikut adalah 50 perguruan tinggi non vokasi dengan ranking tertinggi di Indonesia Tahun 2019 :

1. Institut Teknologi Bandung (skor 3.671 – klaster 1)
2. Universitas Gadjah Mada (skor 3.594 – klaster 1)
3. Institut Pertanian Bogor (skor 3.577 – klaster 1)
4.  InstitutTeknologi Sepuluh Nopember (skor 3.462 – klaster 1)
5. Universitas Indonesia (skor 3.401 – klaster 1)
6. Universitas Diponegoro (skor 3.207 – klaster 1)
7. Universitas Airlangga (skor 3.056 – klaster 1)
8. Universitas Hasanuddin (skor 3.036 – klaster 1)
9. Universitas Brawijaya (skor 2.948 – klaster 1)
10.  UniversitasPadjadjaran (skor 2.906 – klaster 1)
11.  Universitas Andalas (skor 2.795 – klaster 1)
12. Universitas Sebelas Maret (skor 2.711 – klaster 1)
13. Universitas Sumatera Utara (skor 2.695 – klaster 1)
14.  Universitas Telkom (klaster 2)
15. Universitas Pendidikan Indonesia (klaster 2)
16. Universitas Negeri Yogyakarta (klaster 2)
17. Universitas Islam Indonesia (klaster 2)
18. Universitas Negeri Semarang (klaster 2)
19. Universitas Negeri Malang (klaster 2)
20. Universitas Bina Nusantara (klaster 2)
21. Universitas Jember (klaster 2)
22. Universitas Negeri Surabaya (klaster 2)
23. Universitas Syiah Kuala (klaster 2)
24. Universitas Riau (klaster 2)
25. Universitas Negeri Padang (klaster 2)
26. Universitas Katolik Parahyangan (klaster 2)
27. Universitas Sam Ratulangi (klaster 2)
28. Universitas Udayana (klaster 2)
29. Universitas Negeri Makassar (klaster 2)
30. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (klaster 2)
31. Universitas Surabaya (klaster 2)
32. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (klaster 2)
33. Universitas Jenderal Soedirman (klaster 2)
34. Universitas Tarumanagara (klaster 2)
35. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (klaster 2)
36. Universitas Sriwijaya (klaster 2)
37. Universitas Ahmad Dahlan (klaster 2)
38. Universitas Muhammadiyah Malang (klaster 2)
39. Universitas Sanata Dharma (klaster 2)
40. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (klaster 2)
41.  Universitas Pendidikan Ganesha (klaster 2)
42. Universitas Trisakti (klaster 2)
43. Universitas Kristen Petra (klaster 2)
44. Universitas Islam Bandung (klaster 2)
45. Universitas Pancasila (klaster 2)
46. Universitas Lampung (klaster 2)
47. Universitas Mataram (klaster 2)
48. Universitas Katolik Soegijapranata (klaster 2)
49. Universitas Mercu Buana (klaster 2)
50. Universitas Negeri Medan (klaster 2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here