Mendikbud Minta Tak Ada Moratorium CPNS Guru

54
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy

potretpendidikan.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Dr. Muhadjir Effendy meminta agar tidak ada lagi moratorium calon pegawai negeri sipil (CPNS) guru. Menurut dia, hal itu akan berakibat pada ketidakmerataan guru.

“Persoalan guru  yang ada saat ini karena adanya moratorium guru. Padahal setiap tahun, jumlah guru yang pensiun di atas 40.000 guru,” ujar Muhadjir dalam diskusi mengenai kebijakan zonasi yang diselenggarakan Kemendikbud dan Media Indonesia di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Dia menjelaskan bahwa untuk membuat perencanaan kebutuhan guru sebenarnya cukup mudah. Pihaknya bahkan bisa membuat perencanaan kebutuhan hingga 10 tahun ke depan. Akan tetapi moratorium bisa menyulitkan penggantian guru yang pensiun.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar tidak ada lagi moratorium guru, karena akan berdampak pada banyak hal. “Akhirnya kepala sekolah angkat guru honorer dan ini bisa menjadi masalah baru lagi,” kata dia.

Dibanding mengangkat guru honorer, Muhadjir menyarankan agar lebih baik memperpanjang masa pengabdian guru yang akan pensiun. Para guru yang akan pensiun dikontrak tiga hingga lima tahun ke depan.

Jumlah guru honorer yang ada saat ini mencapai 780.000-an guru. Padahal tahun sebelumnya jumlahnya 734.000 guru honorer. “Saya minta jangan lagi direkrut guru honorer di sekolah,” kata Muhadjir.

Dia juga menambahkan persoalan tidak meratanya jumlah dan kualitas guru, salah satunya akan diselesaikan melalui sistem zonasi. Dengan adanya sistem zonasi, jumlah guru di masing-masing zonasi terdata mana yang lebih dan mana yang kurang. Kemudian akan dilakukan rotasi guru agar distribusi dan kualitas guru merata.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here