Tahun 2020 Dana Bos Tidak Lagi Untuk Gaji Guru Honorer

91
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy

POTRETPENDIDIKAN.COM – Saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Keuangan sedang membahas anggaran khusus untuk guru honorer yang akan disiapkan untuk tahun mendatang.

“Beberapa hari ini kita bahas antara staf Kementrian Keuangan (Kemenkeu) dan staf Kementrian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) untuk memastikan bahwa tahun 2020 nanti pendapatan guru tidak tetap atau honorer bisa ada sumber yang pasti yaitu dari Dana Alokasi Umum (DAU),” ujar Mendikbud Prof. Dr. Muhadjir Effendy, di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (29/8).

Dikutip dari Tempo.co, Mendikbud telah mengusulkan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani agar guru honorer digaji melalui dana alokasi umum (DAU). Sehingga, Muhajir mengatakan, gaji guru honorer tidak lagi diambilkan dari dana BOS atau urunan dari wali murid.

“Selama ini, mereka mendapatkan yang tidak layak. Nanti sudah teralokasikan dalam dana alokasi umum, melekat dengan tunjangan guru dan gaji guru ASN.  Mudah-mudahan tingkat pendapatannya agak terangkat walaupun saya tahu juga memang belum 100 persen terpenuhi,” ujar Muhadjir

Mendikbud berupaya agar tahun 2020 sudah terealisasi. “Secepatnya diputuskan,” kata dia. Selain itu, Muhadjir juga meminta agar jangan ada lagi moratorium guru. Karena jika moratorium dilaksanakan itu pasti terjadi penumpukan kekurangan guru.

Berdasarkan Data, Muhadjir berujar, untuk tahun 2019 saja sekitar 52 ribu guru pensiun. Puncaknya, pada tahun 2022 terdapat sekitar 72 ribu yang pensiun. Jadi, jika moratorium bertahun-tahun itu bisa menjadi masalah besar.

“Untuk itu jangan sekali-kali ada moratorium guru. Setiap tahun harus ada pengangkatan, untuk menggantikan yang pensiun dan penambahan sekolah baru,” tutur Muhadjir.

“Saat ini harapannya akan ada penyelesaian 5 tahun ke depan mengenai guru honorer. Jadi nanti ada 3 skema, yaitu guru honorer, pengganti pensiun dan penambahan sekolah baru.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here